Waktu

"YANG PALING KEJAM DALAM HIDUP INI ADALAH WAKTU"

Yup.
Itu adalah ungkapan yang paling sering kita dengar.
Dan sayang sekali itu SANGAT BENAR!!.

Tidak ada kompromi sama sekali dalam hal waktu.
Kita hidup didalamnya dan harus pintar memanfaatkannya.
Jika tidak, maka kita hanya akan menjadi korban dari SANG WAKTU.

1 hari hanya terdiri dari 24 jam, atau 1.440 menit, atau 86.400 detik
Biarpun kita memohon sampai jungkir balik, 1 detik pun tidak akan bertambah.
Biarpun kita menghiba dan terjatuh terburu - buru, dia tidak akan menunggu.
Betapa sia-sia hidup ini jika ternyata waktu yang mengalahkan kita.

Bayangkan jika waktu kita tersisa 1 menit lagi …
dan itu harus dihabiskan untuk meregang nyawa…
tanpa sempat merencanakan…
tanpa sempat menghitung…
tanpa persiapan…
belum selesai sekolah …
belum bekerja …
belum menikah …
belum punya anak…
belum membahagiakan orang tua…
belum cukup amal ibadah…
belum ada bekal akhirat…
Waduh…amat sangat MERUGIKAN!

Karna memang tidak ada satupun dari kita yang tau,
kapan waktu berhenti untuk setiap nyawa.
Ada yang panjang waktunya …
Ada yang berhenti dengan wajar…
Ada yang terlalu cepat berhenti…

Kalau kita sudah tau dan sadar akan KEJAMNYA SANG WAKTU,
maka manfaatkan dengan SEBAIK-BAIKNYA!!!

bisa membaca sambil tunggu antrian
mengembangkan bakat di waktu libur
belajar bahasa baru daripada tidur siang (buat yang masih sekolah or nganggur)
introspeksi diri menggantikan melamun yang gak jelas
mengaji sehabis sholat (bagi yg muslim)

atau buat target - terget tertentu seperti :

Dalam 1 bulan minimal :
- Donor darah = 1x
- Selesaikan buku berguna (bukan novel) = 1 judul
- Selesaikan buku hiburan (boleh novel tapi yang bermutu) = 1 judul

Dalam 1 minggu minimal :
- Hapal Al Qur’an = 1 surat pendek / minimal 5 ayat
- Ke Warnet biar gak gatek = 1x
- Puasa sunah Senin - Kamis

Dalam 1 hari minimal :
- sholat = 5 waktu
- sholat sunah = semampunya
- mengaji = 3-4 lembar

Setiap jam
- Bertasbih Hamdallah tanda kita bersyukur masih diberi napas oleh  Sang Pencipta
- Berbuat 1 kebaikan yang paling sederhana sekalipun, seperti memberi senyum, menyapa atau mengingatkan

Pokoknya masih banyak cara lain untuk mengisi waktu kita hanya dengan hal-hal yang berguna saja.

Kenapa harus menunda segala sesuatu kalau bisa dilakukan sekarang?

Kenapa harus besok kalau bisa selesai sekarang?

Kenapa sia-siakan hidup kalau kita tau mati hanyalah masalah waktu….

Leave a Reply